ARTIKEL
INTERNET DENGAN SEGALA HAL YANG BELUM PERNAH KAMU KETAHUI SEBELUMNYA
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INTERNET
Perkembangan teknologi memang tidak akan ada habisnya, salah satu teknologi yang berkembang cukup pesat adalah jaringan internet yang memungkinkan kita untuk mempelajari apa saja yang ada di dalamnya, seperti media komunikasi jarak jauh, mengakses sebuah situs, melakukan transfer data, dan lain-lain.
Internet di era digital yang ada pada masyarakat saat ini sangat erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Mayoritas menggunakan internet sebagai media bantu dalam mengerjakan tugasnya. Mulai dari kalangan muda hingga kalangan dewasa internet menjadi hal yang sangat dibutuhkan dalam hal menghubungkan berbagai aktivitas manusia secara efektif, efisien dan akurat.
Kehadiran internet memberikan dampak positif apabila digunakan dengan baik dan sesuai kebutuhan. Bagi individu milenial sendiri mungkin sudah tidak asing lagi dalam penggunaan internet tetapi untuk kalangan diluar generasi tersebut masih ada kesulitan untuk mengakses jaringan internet melalui perangkat media yang dimiliki. Pada artikel ini saya akan memaparkan topik seputar perkembangan teknologi internet.
Sebelum masuk pada pembahasan mengenai perkembangan teknologi internet, kita akan masuk pada sejarah internet pertama kali di dunia. sejarah perkembangan jaringan internet dimulai kisaran tahun 60an dan 70an, saat itu banyak peneliti melakukan penelitian tentang paket-switching pada jaringan lokal, hirarki jaringan dan teknik telekomunikasi lainnya. ARPANET merupakan sistem jaringan yang dibuat oleh Departemen pertahanan Amerika melalui ARPA (Advanced Research Project Agency). Pada awalnya ARPANET dibentuk untuk keperluan militer supaya data tidak tersentralisasi Kemudian, pada tahun 1982 protokol standar TCP / IP mulai dipublikasikan secara luas. Kegiatan riset dan penelitian di Amerika yang telah dilakukan oleh ARPANET digantikan dengan NSFNET (National Science Foundation Network) pada tahun 1986. Beberapa tahun kemudian komputer yang terhubung semakin banyak sehingga pada tahun 1986 diperkenalkan sistem yang mempunyai fungsi menyerupakan pemberian nama domain yang dikenal dengan nama DNS (Domain Name System). Tim Berners Lee menemukan World Wide Web (www) yang bisa digunakan publik untuk menemukan situs website. Pada akhirnya pada tahun 1993, mulai dikembangkan interNIC untuk mendaftarkan nama domain yang berasal dari publik. Di Indonesia sendiri internet mulai masuk pada tahun 1994 yang diperkenalkan oleh beberapa orang yang tergabung dalam Paguyuban Network dan orang-orang yang ahli di bidang teknologi informasi pada saat itu.
Setelah mengetahui sedikit tentang sejarah internet sejak internet pertama kali terbentuk, pada bagian berikut akan dibahas perkembangan internet di dunia. Dari tahun ke tahun, perkembangan internet telah membuat perubahan yang signifikan dalam cakupan, jalur transmisi, kecepatan, dan penggunaan. Dalam hal cakupan, internet mencakup luas wilayah akses Internet di wilayah tertentu. Saat ini banyak negara berlomba-lomba memperluas jaringan satelitnya. Dengan satelit maka internet dapat menjangkau wilayah yang lebih luas. Hal ini diikuti dengan pertumbuhan internet dalam hal transmisi paket data yang digunakan. Proses transfer data saat ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena didukung dengan banyak teknologi terkini dan modern yang sesuai dengan konsep dan pengertian tentang internet. Dalam hal kecepatan, banyak industri membangun generasi jaringan. Mulai dari 2G, 3G, 4G, hingga akhirnya 5G. Tentu saja untuk dapat menggunakan teknologi internet 5G membutuhkan sumber daya yang cukup besar bagi suatu negara.
Dan terakhir pertumbuhan internet dalam hal penggunaan. Perkembangan teknologi informasi tidak ada habisnya. Akibatnya banyak terjadi perubahan pada informasi, komunikasi dan perangkat yang digunakan. Jika awal perkembangan Internet digunakan untuk kebutuhan penelitian militer, kini cakupannya lebih luas lagi. Seperti sosial, politik, budaya, militer, media, informasi, pendidikan, bisnis, dll.
PERKEMBANGAN 1G HINGGA 5G
Di era yang semakin canggih, tentunya teknologi di berbagai bidang akan terus selalu berkembang dan menghasilkan inovasi – inovasi baru untuk menunjang aktivitas atau kegiatan sehari – hari. Begitu juga dalam internet. Internet tidak akan terlepas dari yang Namanya jaringan seluler dan di zaman yang serba canggih, tentunya jaringan seluler juga ikut berkembang dan berinovasi. Teknologi jaringan seluler sudah memiliki banyak perubahan sejak pertama diciptakan hingga memasuki era serba digital ini. Teknologi jaringan seluler dimulai dengan 1G yang diciptakan pada tahun 1979.
Huruf “G” pada jaringan seluler 1G hingga 5G merupakan singkatan dari “Generation” atau Bahasa indonesianya adalah Generasi. Mengapa generasi? Karena teknologi jaringan seluler di masing – masing generasinya akan memiliki kualitas dan layanan jaringan yang berbeda – beda sesuai dengan standar jaringan seluler pada masa atau generasi tersebut. Berikut penjelasan terkait perkembangan teknologi jaringan seluler dari dimulainya 1G hingga 5G yang mulai digunakan pada saat ini.
1. Jaringan seluler 1G
Seperti yang sudah dibahas pada pembahasan singkat sebelumnya, 1G sendiri diciptakan pertama kali pada tahun 1979 di Jepang. Teknologi ini pertama kali diciptakan oleh Nippon Telegraph and Telephone atau NTT. Pada awalnya Jaringan seluler 1G ini hanya diciptakan untuk masyarakat kota Tokyo saja, dan pada tahun 1984 atau lima tahun setelah diluncurkan, pendistribusian 1G sudah mulai merata di Jepang. Dengan begitu, Jepang menjadi negara pertama di dunia yang berhasil menggunakan teknologi 1G di seluruh daerah di Jepang.
Tidak hanya di Jepang, teknologi 1G juga diperkenalkan dan diluncurkan di Amerika pada sekitar bulan Maret 1983 dan disusul oleh Inggris pada tahun 1985. Pada sekitar tahun 1980-an Kanada juga berhasil menggunakan teknologi 1G. 1G sebagai generasi pertama jaringan seluler tentunya punya kelemahan dan kualitas yang rendah, hanya bisa digunakan untuk melakukan panggilan suara saja. Hal ini dikarenakan 1G memakai sistem analog yang dapat menghasilkan kecepatan hanya 2,4 Kbps dan merupakan kecepatan maksimum pada saat itu.
2. Jaringan seluler 2G
Pada generasi ini, teknologi gelombang digital sudah mulai diaplikasikan. Jaringan seluler 2G sendiri pertama kali diluncurkan pada tahun 1990 oleh perusahaan komersil di Finlandia yaitu Radiolinja. Dengan menggunakan teknologi gelombang digital, tentunya 2G memiliki fitur layanan baru dibandingkan 1G yang hanya bisa digunakan untuk panggilan suara saja. Selain panggilan suara yang lebih bagus dan jernih, 2G juga sudah bisa untuk bertukar pesan teks (SMS) dan pesan gambar (MMS).
Teknologi yang digunakan 2G yaitu Global System for Mobile Communication (GSM) dan Code Division Multiple Access (CDMA) dengan kecepatan 64 Kbps. Setelah itu, 2G berkembang menjadi 2.5G yang mempunyai kecepatan sekitar 144 Kbps. Dengan kecepatan tersebut, pengguna pada saat itu sudah mulai bisa mengakses internet dan bertukar e-mail.
Masuknya jaringan 2G di Indonesia dimulai pada tahun 1993 oleh perusahaan Telkomsel GSM (sekarang Telkomsel) di Batam.
3. Jaringan seluler 3G
Pada tahun 2001, Perusahaan Jepang NTT DoCoMo memperkenalkan untuk pertama kalinya jaringan 3G di Jepang. Tentunya perubahan yang terjadi di 3G memiliki dampak perbedaan yang besar jika dibandingkan dengan 2G, dimana jaringan seluler 3G mempungan dukungan roaming (akses di luar jangkauan) dan mobile internet. 3G memiliki kecepatan 2 Mbps dan kecepatan maksimum sekitar 14 Mbps, dimana dengan kecepatan tersebut pengguna sudah bisa melakukan mengakses atau streaming video dan panggilan video.
3G sendiri mulai masuk di Indonesia 4 tahun setelah diluncurkan pertama kalinya yaitu sekitar tahun 2005, dengan perusahaan Telkomsel sebagai perusahaan operator pertama yang menyediakan jaringan 3G secara komersial.
4. Jaringan seluler 4G
Karena tuntutan zaman yang serba canggih, jaringan seluler juga mengalami perkembangan inovasi dimana jaringan 3G berkembang menjadi 4G. 4G sendiri pertama kali diluncurkan secara komersial di Oslo, Swedia, Stockholm, dan Norwegia pada tahun 2009. Teknologi 4G menggunakan standar LTE atau Long Term Evolution dengan basis teknologi OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing). Hal ini menjadikan 4G memiliki kecepatan pengunduhan data yang berkali-kali lipat lebih cepat dibanding pendahulunya yaitu 3G yaitu sekitar 10 Mbps hingga 1 Gbps.
Perubahan yang terlihat di 4G lainnya yaitu dari sisi fungsionalitas, dimana jaringan seluler 4G tidak hanya terbatas di penggunaan handphone saja melainkan juga device lainnya yang menggunakan gelombang digital. Dengan perkembangan 4G ini, pengguna dapat berkomunikasi dengan lancar melalui panggilan video yang lebih jernih dan dengan teknologi Voice over LTE (VoLTE) yang menjadikan kualitas suara dalam panggilan suara lebih baik dan jernih. Selain itu dari segi hiburan, pengguna bisa dengan mudah mengakses video secara HD dan bermain game online dengan lancar.
Teknologi 4G pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 2013, dimana Perusahaan Telkomsel untuk pertama kalinya melakukan uji coba di Bali dan secara perdana diluncurkan komersial pada tahun 2014. Dengan begitu Perusahaan Telkomsel menjadi perusahaan operator pertama yang mengoperasikan jaringan 4G di Indonesia.
5. Jaringan seluler 5G
5G menjadi jaringan seluler terbaru yang ada di dunia dan masih terus dikembangkan. 5G untuk pertama kalinya diluncurkan di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Korea Selatan, Jepang, Turki, dan beberapa negara di Eropa. Untuk peluncuran di Korea Selatan, provider local yang menyediakan 5G seperti SK Telecom, LG UPlus, dan KT. Jaringan 5G memiliki kecepatan dua puluh kali lipat lebih cepat dibandingkan pendahulunya yaitu 4G yaitu 20 Gbps kecepatan data maksimum.
Jaringan 5G di Indonesia, pertama kalinya dimulai oleh perusahaan provider local Indonesia yaitu Telkomsel dengan uji coba layanan 5G di acara Asian Games 2018 dan di Batam pada tahun 2019. Layanan 5G oleh Telkomsel diresmikan pada 27 Mei 2021 dan tersedia di enam titik di daerah Jabodetabek yaitu Kelapa Gading, Pondok Indah, Alam Sutera, Widya Chandra, BSD, dan PIK.
PERKEMBANGAN HTML
Bagi seorang programmer HTML ini bukan suatu hal yang baru lagi. HTML ini merupakan singkatan dari Hypertext Markup Language. HTML ini tersusun dari kode-kode dan simbol yang menyusun suatu website sehingga dapat dikatakan bahwa HTML ini merupakan landasan halaman dari sebuah website sehingga HTML berperan sebagai salah satu struktur dasar dari halaman website yang ditampilkan di internet.
HTML ini memiliki fungsi yaitu membantu para blogger dalam membentuk suatu website Tanpa adanya HTML suatu browser mungkin tidak bisa menampilkan gambar maupun teks dalam suatu website. Bahkan tanpa adanya HTML suatu website akan kesulitan dalam menampilkan halaman yang dapat dipahami dengan mudah oleh kita sebagai pengguna internet . Untuk melakukan perannya HTML Ini memiliki tag, elemen dan atribut dasar yang memiliki perannya masing-masing dalam membangun suatu website.
Melihat Perkembangan HTML dan perbedaan setiap versinya.
Sejak saat pertama kali diciptakan HTML hingga saat ini sudah banyak mengalami perkembangan bahkan saat ini HTML sudah berkembang sampai pada Level HTML5. Namun dalam perkembangannya HTML harus dievaluasi terlebih dahulu, hal ini dilakukan agar pada setiap perkembangannya HTML ini memiliki kelebihan atau bisa mengatasi kendala di versi sebelumnya. Berikut perkembangan dan kelebihan setiap versi nya dari awal hingga saat ini yaitu :
HTML 1.0
HTML 1.0 ini merupakan versi awal yang resmi apda tahun 1989, versi ini merupakan versi awal dari HTML, dan pada versi ini kemampuan serta tampilannya terbilang sederhana. HTML 1.0 bisa melakukan antaranya heading, paragraph, hypertext, bold dan italic serta wrapping . Walaupun versi pertama ini dikatakan sederhana namun kemampuannya juga sudah dapat mendukung peletakan gambar tanpa wrapping.
HTML 2.0
Selanjutnya versi lanjutan dari HTML 1.0 yaitu HTML 2.0 yang dirilis pada 24 November 1995. Bisa dikatakan bahwa ini merupakan versi pembaharuan dari sebelumnya dimana pada HTML 2.0 ini kualitasnya lebih baik pasalnya HTML 2.0 ini memiliki fitur-fitur tambahan jika dibandingkan dengan pendahulunya. HTML 2.0 merupakan asal mulanya tampilan website yang bisa kita lihat saat ini lebih tepatnya yaitu kita sebagai pengguna dapat lebih interaktif lagi dalam website dengan memberikan kritik dan saran , sehingga dapat memunculkan komunikasi 2 arah dengan para pengunjung web. Hal tersebut karena versi ini sudah memiliki kemampuan dalam menginput alamat, nama, kritik dan saran.
HTML 3.0
Versi HTML 3.0 ini resmi ada 18 Desember tahun 1997 dan memiliki sebutan lain yaitu HTML +. Versi ini memiliki fitur tambahan dibandingkan dengan pendahulunya yaitu pada fitur figure. Figure ini memiliki kemampuan untuk memasukan tabel ataupun gambar pada website. Selain itu pada HTML 3.0 ini juga sudah dapat menggunakan rumus-rumus matematika. Namun karena segera merilis versi terbarunya yaitu HTML 3.2 maka Versi HTML 3.0 tidak bertahan lama karena ketika HTML 3.2 rilis maka langsung digantikan dengan versi terbarunya.
HTML 3.2
HTML 3.2 ini rilis tidak lama setelah HTML 3.0 karena versi HTML 3.2 ini merupakan upgrading dari versi sebelumnya. Ada juga yang menyebut bahwa HTML 3.2 ini merupakan HTML 3.0 versi yang dikembangkan pengembang browser. Kelebihan HTML 3.2 ini dibandingkan HTML 3.0 memiliki beberapa improvisasi fitur yaitu seperti penambahan picture untuk background, tabel style dan juga teks hingga fitur teks di sekeliling picture pada website. Namun selain itu pada versi ini sudah bisa menggunakan script yang dapat memaksimalkan kinerja HTML.
HTML 4.0
Perilisan HTML 4.0 Ini yaitu pada 18 desember 1997. Pada HTML 4.0 terdapat banyak improvisasi secara besar-besaran dari versi sebelumnya. Perubahan tersebut mencakup hampir seluruh perintah dalam HTML seperti tabel, link, teks, meta, form dan juga imagemaps.
HTML 4.01
Tidak selang begitu lama pada 5 mei tahun 2000 dirilis kembali versi terbarunya yang merupakan pembaruan dari versi sebelumnya, versi pembaharuan dari HTML 4.0 ini bernama HTML 4.01. Versi 4.01 hanya sekedar perbaikan atas kesalahan. HTML 4.01 juga menjadi Versi HTML pertama yang mendukung CSS.
HTML 5.0
HTML 5.0 ini dirilis secara resmi pada tanggal 28 Oktober tahun 2014. HTML 5.0 ini merupakan HTML versi terbaru saat ini sehingga dapat dikatakan bahwa HTML versi ini merupakan HTML tercanggih dan lebih stabil dibandingkan dengan versi sebelumnya. Dengan HTML 5.0 ini menjadi dasar dalam prosedur pembuatan website dengan penggabungan CSS, HTML dengan menggunakan JavaScript. Pada HTML ini terdapat penambahan “ Tag” baru yang bisa dipahami oleh browser terbaru. Berikut improvisasi pada HTML 5.0 yaitu pertama, Kode menjadi lebih bersih dan rapi sehingga terlihat lebih simple, hal tersebut karena kode-kode tersebut telah dimasukan dalam sintak HTML 5.0. kedua, Meningkatnya konsistensi. Keadaan tersebut terjadi karena pada HTML 5.0 ini telah ditambahkan banyak sekali sintaks namun tampilannya tetap simple dibandingkan dengan versi sebelumnya. ketiga, Peningkatan semantics, karena lemen dari kode-kode yang ada dalam HTML 5.0. Keempat, Accessibility nya lebih ditingkatkan lagi. Hal tersebut karena teknologi yang ada di belakang HTML 5.0 ini mendukung para developer website untuk memahami halaman website secara lebih terperinci.Kelima, dikembangkan client- side database. Dimana dari clint disediakan database SQL yang sudah menggunakan API yang dapat dibangun dengan secara lokal.keenam, API yang dimiliki oleh HTML5 sudah terintegrasi geolocation.ke tujuh, form yang lebih canggih karena dapat mengenali mengenai input maupun validasi data
INTERNET DI MASA DEPAN
Pandangan Internet Zaman ke zaman
Tahun 1965 ilmuwan Apra menghubungkan dua komputer di tempat berbeda untuk berbicara satu sama lain dengan metode packet switching atau saluran telfon yang disambungkan dengan modem untuk mengirimkan data. Eksperimen tersebut menghasilkan proyek Arpanet yang menarik perhatian beberapa pihak sehingga berakhir dengan didanai oleh departemen pertahananan AS.
1970 Ilmuwan Robert Kahn dan Vinton Cerf mengembangkan sebuah model komunikasi yang menetapkan standar cara data dapat di transmisikan antara beberapa jaringan atau yang di sebut dengan TCP/IP yang dimana hanya bisa di akses kecil pada jangkauan beberapa kilometer saja.
Sekarang sudah hampir 98% dari 7 milliar penduduk menggunakan internet, dan 4.7 milliar menjadi pengguna internet aktif. Di publikasikan oleh salah satu penelitian yang di lakukan oleh Maryville University, perkembangan internet akan berubah secara cepat dengan keamanan maksimal. Melihat di abad ke 21 ini, digitalisasi sudah mulai merajalela dan segala bentuk kegiatan manusia dengan tujuan mempermudah pekerjaan manusia.
Asisten Virtual
Pengembangan Layanan Asisten virtual juga sudah mulai di pasarkan sekarang, seperti Siri yang di kembangkan oleh perusahaan Apple dalam perangkat komunikasinya, lalu Google Asisten yang di kembangkan oleh Google. Hal ini ditujukan sebagai pengganti mengetik pesan menjadi komunikasi verbal.
Augmented Virtual
Bayangan orang jaman dulu tentang masa depan internet tak sejauh proyek yang sedang di rancang oleh berbagai ilmuwan yaitu terkait penyatuan realita dani Virtual. Menurut peneliti di salah satu Universitas Harvard, tidak akan ada lagi keyboard, mouse dan layar sebagai biasa mana alat fisik yang kita gunakan untuk mengakses Internet. Fokus dari proyek internet masa depan ini ialah Augmented reality, atau sebuah kacamata reality yang bisa di gunakan masyarakat untuk berinteraksi dengan lingkungan mereka.
Tujuan Internet sekarang dan hingga masa depan masih sama-sama untuk memudahkan manusia dalam kehidupan sehari-hari, namun disini kontrol pada penggunaan internet sendiri ada di manusia, semakin maju perkembangan internet semakin pintar pula manusia mengendalikannya agar bisa memberikan manfaat yang baik untuk kehidupan dan bukan sebaliknya.



Komentar
Posting Komentar